Meskipun dunia desain interior modern Asia didominasi oleh estetika minimalis Barat, ada tren kuat yang kembali mengintegrasikan prinsip-prinsip kuno Timur seperti Feng Shui (Tiongkok) dan Vastu Shastra (India). Praktik-praktik ini digunakan bukan hanya sebagai kepercayaan, tetapi sebagai panduan untuk menciptakan ruang yang harmonis, seimbang, dan mengalirkan energi positif.
Feng Shui berfokus pada penataan ruang untuk mengoptimalkan aliran energi Qi. Hal ini melibatkan penempatan furnitur, penggunaan warna, dan pemilihan material yang seimbang untuk mendukung tujuan penghuni (misalnya, karir atau kesehatan). Dalam desain modern, prinsip Feng Shui diterapkan secara halus, misalnya melalui penempatan cermin yang strategis atau menghindari sudut tajam.
Vastu Shastra memiliki fokus yang lebih ketat, mengarahkan tata letak rumah berdasarkan orientasi geografis dan lima elemen alam. Prinsipnya mendikte penempatan ruang utama (dapur, kamar tidur) di arah yang spesifik untuk mempromosikan kemakmuran dan kesejahteraan bagi penghuninya.
Integrasi kedua filosofi ini dalam desain modern Asia menunjukkan keinginan untuk menciptakan ruang yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga berfungsi secara energetik. Desainer kini menggabungkan estetika bersih modern dengan penempatan yang disengaja untuk menciptakan rumah yang mendukung kesehatan mental dan fisik penghuninya.Intisari: Desain interior modern Asia mengintegrasikan prinsip kuno Feng Shui dan Vastu Shastra untuk menciptakan ruang yang harmonis dan mengalirkan energi positif (Qi); Feng Shui fokus pada penataan aliran energi, sementara Vastu Shastra fokus pada orientasi geografis dan elemen alam untuk mendukung kesejahteraan.

