Fenomena Live Shopping atau live commerce telah merevolusi sektor E-Commerce di Tiongkok, mengubah cara konsumen berbelanja dan melahirkan miliaran dolar penjualan dalam hitungan jam. Model ini menggabungkan hiburan, interaksi real-time, dan pembelian instan, menciptakan pengalaman ritel yang sangat dinamis dan impulsive.
Inti dari live shopping adalah peran Key Opinion Leaders (KOLs) atau influencer yang menjadi tuan rumah sesi siaran langsung. KOLs ini, yang didukung oleh platform raksasa seperti Taobao Live dan Douyin (TikTok versi Tiongkok), menggunakan karisma, ulasan produk yang jujur, dan penawaran waktu terbatas untuk memicu pembelian instan dari jutaan penonton.
Keberhasilan model ini terletak pada interaksi dua arah yang tinggi. Penonton dapat mengajukan pertanyaan, memberikan komentar, dan melihat produk digunakan secara real-time. Elemen urgensi dan kelangkaan (scarcity) yang diciptakan oleh penawaran flash sale selama siaran langsung semakin mendorong kecepatan transaksi.
Meskipun sangat populer, industri ini juga menghadapi tantangan kualitas dan akuntabilitas. Pemerintah Tiongkok mulai mengeluarkan regulasi untuk menindak influencer yang melakukan promosi menyesatkan atau menjual barang palsu. Pasar live shopping Asia Tenggara kini juga mencoba mereplikasi kesukuksesan model Tiongkok ini dengan penyesuaian lokal.
Intisari: Live Shopping merevolusi E-Commerce Tiongkok melalui kombinasi hiburan, real-time interaksi, dan penjualan impulsif yang dipimpin oleh KOLs di platform besar; Keberhasilan didorong interaksi dua arah, meskipun ada tantangan regulasi terkait kualitas dan promosi menyesatkan.

