Vietnam telah muncul sebagai salah satu kisah sukses ekonomi terbesar di Asia, menarik gelombang investasi global yang signifikan, terutama dari perusahaan multinasional yang berupaya mendiversifikasi atau mengalihkan rantai pasokan mereka dari Tiongkok. Fenomena ini mengukuhkan posisi Vietnam sebagai pusat manufaktur regional yang baru dan kompetitif.
Daya tarik utama Vietnam terletak pada biaya tenaga kerja yang relatif rendah, stabilitas politik yang tinggi, dan perjanjian perdagangan bebas yang luas (seperti CPTPP dan RCEP). Pemerintah Vietnam juga proaktif dalam menawarkan insentif pajak dan membangun zona industri modern untuk memfasilitasi masuknya investasi asing langsung (FDI).
Perpindahan fokus dari Tiongkok ini dipercepat oleh ketegangan geopolitik dan kenaikan biaya operasional di Tiongkok. Perusahaan-perusahaan besar di sektor elektronik, tekstil, dan alas kaki kini menjadikan Vietnam sebagai basis produksi utama mereka, menciptakan jutaan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).
Meskipun demikian, Vietnam menghadapi tantangan seperti kebutuhan mendesak untuk meningkatkan infrastruktur logistik dan mengatasi kekurangan pasokan listrik di beberapa wilayah. Keberlanjutan pertumbuhan Vietnam akan sangat bergantung pada kemampuan mereka untuk mengatasi hambatan ini dan melanjutkan reformasi struktural untuk meningkatkan daya saing global.
Intisari: Vietnam menjadi kekuatan ekonomi baru dan magnet FDI global karena biaya tenaga kerja yang rendah, stabilitas politik, dan akses ke perjanjian perdagangan bebas (CPTPP, RCEP); Fokus investor beralih dari Tiongkok, meskipun Vietnam perlu mengatasi tantangan infrastruktur dan pasokan listrik.

